oleh

DPRD Parepare terkesan gamang dan takut tindak lanjuti aspirasi masyarakat

PAREPARE, SULAPA.COM – DPRD Parepare terkesan gamang dan takut tindak lanjuti aspirasi masyarakat yang disuarakan LSM Fokus dan LMP Parepare terkait kisruh pembayaran Insentif pegawai Call Center 112 hal ini diungkapkan H. Rahman Saleh via WA Kamis (07/02/19). Menurutnya kegamangan itu bisa di buktikan karena pihak DPRD belum ada kejelasan tentang tindakan yang akan dilakukan Anggota Dewan terkait kasus tetsebut.

“Ini kita bisa buktikan karena sampai hari ini Kamis, (07/02/19) belum ada tanda tanda untuk digelar hearing antara pihak dewan, dinkes, call center dan LSM”. Jelas politikus Senior tersebut.

Lanjut Arsal Panggilan Akrab H. Rahman Saleh Pihaknya heran sikap Dewan yang belum juga menggelar Hearing, padahal waktu pertemuan awal tanggal 28 Januari 2019, pimpinan Dewan, Rahmat Syamsu Alam janjikan segera menggelar hearing tidak lebih dari seminggu dari hari tersebut katanya waktu itu. Tapi faktanya waktu yg dijanjikan sudah terlewatkan.

“ini waktunya sudah lewat dari yang dijanjikan seminggu yang lalu Oleh karena itu kami akan segera tentukan sikap terkait dengan respon dewan yang tidak sesuai harapan. Kemungkinan kita akan gelar aksi mosi tidak percaya ke lembaga perwakilan rakyat tsb dalam waktu dekat ini”. Kata Arsal

Menurut Arsal pihaknya sementara ini dikonsolidasikan untuk rencana aksi tersebut. “Realitas tersebut semakin menguatkan dugaan adanya aliran dana haram yang mengalir ke lembaga terhormat itu sebagaimana yg disuarakan pihak dr. Yamin”. Tutup Arsal. (Dhieska)

Editor Akbar Sulapa

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed