oleh

DPRD Sesalkan Aksi Demo Gunakan Simbol yang Diskriminatif ke Kelompok Tertentu

PAREPARE, SULAPA.COM – Unjuk rasa yang dilakukan oleh LSM fokus dan beberapa kelompok masyatakat yang dilakukan dihalaman gedung DPRD Parepare senin (11/02/19) kemarin menuntut penyelesaian dana dinkes untuk pembayaran gaji driver call centre disesalkan cara penyampaian oleh anggota DPRD parepare.

Hal ini diungkapkan oleh H Nurtiaty Sjam, menurutnya demo adalah cara penyampaian aspirasi masyarakat yang memang legal tapi seharusnya dilakukan dengan cara cara yang baik bukan dengan mengambil simbol yang justru melecehkan sekelompok golongan apalagi simbol tersebut menjadikan perempuan pada posisi yang diskriminatif.

” Sebenarnya ini pelecehan terhadap kaum wanita. Bh adalah pakaian dalam wanita yg dipakai untuk bagian dalam….jadi tidak etis untuk dipertontonkan trus dibakar.” jelas Hj Inge panggilan akrab Nurtiaty yang merupakan anggota DPRD dari partai demokrat.

Kekecewaan mendalam tersebut diungkapkan Hj. Inge melalui grup WA jumat (15/02/19). “Apakah mereka tidak sadar, jika ibu mereka memakai bh itu untuk menutupi bagian dalam….apalagi dipertontonkan oleh orang yang selama ini dianggap seperti uztad yang seharusnya memberi contoh yang baik kepada masyarakat, banyak cara atau yang berhubungan dengan wanita sebagai simbol….lipstik. …sepatu berhak tinggi dll. Miris rasanya. “Lanjut sosok yang kembali menjadi calon anggota DPRD dapil soreang tersebut

H. Rahman Saleh penasehat fokus yang ikut dalam aksi itu menyanggah kabar kalau yang dilakukan tersebut sebagai bentuk pelecehan, menurut arsal pakaian dalam hanya sebagai simbol saja bagaimana DPRD dianggap tidak mampu atau dianggap banci dalam menghadapi ketidak pastian masalah masalah tersebut.

” Salah kalau itu dianggap sebagai bentuk pelecehan, kami berikan BH tersebut hanya simbol, kita berharap anggota dewan harus jantan jangan seperti banci, jadi lebih kesitu, kita juga membawa replika keranda sebagai simbol matinya DPRD untuk menerima aspirasi rakyat,” Jelas mantan anggota DPRD tersebut. (Dieska)

Editor Akbar

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed