oleh

4 Pengurus Masjid Di Sidang Sebab Tak Patuh SOP Pelaksanaan Maklumat Bersama

PAREPARE, SULAPA. COM – Setelah terbitnya Standar Operasional Pelaksanaan (SOP) pelaksanaan Maklumat Bersama yang ditindangatangani oleh Wali Kota Parepare HM Taufan Pawe, Dandim 1405 Mallusetasi Letkol (Kav) Ali Syahputra Siregar, Kapolres Parepare AKBP Budi Susanto, dan Kajari Parepare Amir Syarifuddin, di Rujab Wali Kota Parepare, Minggu (10/5)

Sehingga isi dari SOP pelaksanaan Maklumat Bersama secara otomatis berlaku, yang didalamnya merupakan edukasi persuasif kepada masyarakat yang bertujuan untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona.

Walaupun hal itu telah terbit, akan tetapi masih ada saja jemaah Masjid yang masih menggelar sholat berjamaah di Masjid, hal ini tidak sesuai dengan yang termaktub dalam Maklumat Bersama yaitu pelaksanaan sholat Jum’at dan sholat berjamaah diganti dengan sholat Dhuhur dan sholat dirumah masing-masing.

Alhasil, Empat pengurus Masjid masuk dalam persidangan karena tidak mematuhi SOP pelaksanaan, keempat Masjid tersebut yaitu Masjid Al-Huda, Masjid Nurul Iman Cempae, Masjid Babussuhada, dan Masjid Labatu, Aula Brimob, Jl. Chalik (12/5)

Mansur salah satu Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Parepare dari unsur Kemenag mengatakan tiap Masjid yang terindikasi adanya perkumpulan ada tim yang siap monitoring.

“Kebetulan saya salah satu tim yang memonitoring salah satu masjid yang terindikasi Masjid masih aktif melakukan sholat berjamaah”, kata Mansur

Ia menambahkan, pada persidangan ini ada empat pengurus dari tiap masjid, “Kita memberikan edukasi lebih lanjut tentang pelaksanaan SOP Maklumat Bersama, pada akhirnya ada surat yang ditandatangani yang isinya siap menghadapi pemutusan listrik serta air di Masjid”, tambahnya

Diketahui, sidang tersebut dipimpin oleh Kapolres Parepare AKBP Budi Susanto, Kajari Parepare Amir Syarifuddin, dan Komandan Brimob.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed