Oknum Kecamatan Dilapor ‘Bisniskan’ Surat Keterangan Ahli Waris

PINRANG, SULAPA. COM –Pihak Kecamatan Sawitto diduga membisniskan Surat Keterangan Ahli Waris ke warga yang akan mengurus balik nama harta warisan ke nama para ahli waris. Untuk mengurus surat keterangan Ahli Waris oknum kecamatan menetapkan tarif bervariasi mulai Rp 2,5 juta sampai Rp 5 juta.

“Itu pun surat keterangan warisnya harus dicantumkan digunakan untuk apa alias hanya satu kali dipakai. Jadi kalau misalnya hari ini kita mau balik nama di sertifikat tanah di Kelurahan Maccorawalie ke ahli waris kemudian bulan depan kita mau lagi balik nama tanah di Kelurahan Bentengnge kami harus buat lagi surat keterangan ahli waris. Padahal sesuai aturan surat keterangan waris hanya satu kali diterbitkan dan berlaku umum untuk semua perbuatan hukum,” kata Iwan, salah seorang warga Pinrang yang mengaku dipersulit saat mengurus surat keterangan ahli waris.

Iwan pun mengaku cara yang diterapkan pihak kecamatan Watang Sawitto bertentangan dengan tugas dan fungsi utama birokrasi yang melayani tanpa ada praktek pungli.

“Makanya saya minta pak Bupati mengevaluasi kinerja Camat Sawitto yang berbelitbelit dalam memberikan pelayanan ke warga dan terkesan membisniskan surat keterangan waris di Camat,” kata Iwan.

Keluhan sama disampaikan Marwah, warga Pinrang yang berdomisili di Kota Makassar. Ia mengaku pihak kecamatan tidak mau mengeluarkan surat keterangan ahli waris jika proses selanjutnya seperti pembuatan akta jual beli tidak dilakukan di kantor Camat. Padahal saat itu harta yang mau dibaliknama hanya untuk menutupi utang pewaris yang sudah meninggal.

“Makanya saya pilih di tempat lain, karena tidak ribet dan memang bank menunjuk langsung, sisa mengurus keterangan ahli waris sebagai kelengkapan berkas.Tapi oknum kecamatan berdalih harus diproses di camat semua,” kata Marwah dosen salah satu PTS di Makassar ini.

Sementara itu, Camat Sawitto Andi Muhammad Taufik yang dihubungi mengaku pihaknya sama sekali tidak pernah memungut biaya apalagi menetapkan harga dalam pengurusan administrasi apapun.

“Tidak ada seperti itu, kalau ada penetapan sudah lama viral,” tulisnya, saat dihubungi melalui pesan Whatsapp. Andi Taufik juga menjelaskan, mengenai adanya pengurusan surat keterangan ahli waris yang berulang.

Menurutnya, hal tersebut dilakukan tergantung Sertifikat Hak Milik (SHM) atau alas hak lainnya. “Itu tergantung SHM, baik AJB, hibah maupun APHB,” pungkasnya.

Akbar sulapa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Peduli, Wakapolsek Minasatene Bersama Police Care dan Tim Peduli dan Berbagi Warga Terdampak Pandemi Covid-19

Sab Mei 16 , 2020
PANGKEP, SULAPA. COM -Sebagai wujud kepedulian pada warga pegunungan dan pedesaan Wakapolsek Minasatene Ipda Muyassir Munir, Police Care Dan Tim Peduli dan berbagi kab. Pangkep dalam berbagi sembako kepada warga yang kurang mampu di wilayah pegunungan Kp. Buung dan Bakka Desa Bulu TelluE Kec. Minasatenne Kab. Pangkep, Kamis (16/05/2020) sore. Sembako yang dibagikan oleh Wakapolsek Minasatene merupakan salah satu wujud […]

PILIHAN PEMBACA

  • Bulan agustus adalah bulan yang paling bersejarah di Republik Indonesia yang kita cintai ini, karena bulan ini menjadi momentum berdirinya negara yang ditandai dengan diproklamirkannya Kemerdekaan Negara Republik Indonesia sebagai negara yang merdeka dan berdaulat. Biasanya juga di bulan ini, banyak kegiatan-kegiatan yang dilakukan di republik ini untuk menyambut atau merayakan hari kemerdekaan Republik Indonesia, namun dengan pandemi covid-19 ini, […]

  • LUTRA, SULAPA. COM – Banjir kembali melanda wilayah Masamba, Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan, setelah curah hujan tinggi mengguyur pada hari ini, Selasa (04/08/20). Relawan one care Arif kepada media via whatsapp membenarkan hal tersebut mengatakan debit air di Sungai Masamba naik. Ditambah hujan yang terus-menerus terjadi. Relawan one care lain Ida mengungkapkan Timnya saat ini menyalurkan donasi sebanyak 75 […]

  • SIDRAP, SULAPA. COM – Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) ICHSAN Sidrap melalui Masyarakat Relawan Indonesia (MRI) menyalurkan bantuan kemanusiaan untuk korban banjir bandang di Masamba, Luwu Utara, Sulawesi Selatan. Kamis, (06/08/2020). Bantuan kemanusiaan tersebut berupa air minum 15 dos, beras 230 kg, terpal 5, karpet 1 lusin, sarung 1 dos, popo bayi 3 dos, perlengkapan bayi 1 dos, p3k 1 […]

  • PAREPARE, SULAPA. COM – Musibah yang terjadi di Masamba Kabupaten Luwu Utara Sulawesi Selatan, salah satu banjir disertai dengan lumpur menjadikan masyarakat yang terkena dampaknya banyak kehilangan dan menjadi traumatik yang dirasakan. Hingga saat ini sejumlah relawan, baik yang berada di lokasi musibah maupun di daerah masing-masing menggelar kegiatan kemanusiaan untuk mengurangi kesedihan akibat dari musibah tersebut. Kegiatan Ngobrol Puisi […]

  • PAREPARE, SULAPA. COM – Ketua ormas laskar merah putih Parepare H. Syamsul latanro untuk pelaksanaan Qurban tahun ini kembali menyerahkan 3 ekor sapi Qurban kepada masyarakat. Salahsatu pengurus yang juga komandan Densus laskar merah putih parepare Sappe dihubungi mengatakan pembagian hewan Qurban tersebut merupakan program rutin yang dilakukan HSyamsul latanro disetiap pelaksanaan Idul Qurban. “Beliau adalah tokoh masyarakat yang kami […]

× Iklan, Saran dan Kritik Hubungi Kami