oleh

Hadapi Tatanan Hidup Baru, Dosen Akper Fatima Minta Masyarakat Disiplin Patuhi Protokoler Kesehatan

PAREPARE, SULAPA. COM – Sudah hampir tiga Bulan Negara kita Indonesia, juga terdampak Pandemi ini dengan data terbaru 29 Juni dilaporkan 54.010 orang yang terkonfirmasi Positip Covid-19 (bertambah 1.198 kasus hari ini), meninggal 2.754 orang yang dirawat 28320 dan sembuh 22.936. Data ini menunjukkan bahwa jumlah orang yang terkonfirmasi terus bertambah dan cenderung meningkat.

Terkait Pandemi Corona, Radio Mesra Parepare lewat Program Dialog kesehatan yang di gelar setiap selasa minggu terakhir menghadirkan 2 Dosen Senior Akper Fatima yakni Ns. Agustina, S.Kep.M.Kes dan Ns. Maseri, S.Kep, MM Selasa (30/06/20).

Menurut Bidan Agus Sapaan akrabnya, perlu kesadaran setiap orang untuk menghadapi penyebaran virus ini. Permasalahan utama adalah karena virus tersebut tidak nyata terkadang menginfeksi orang yang kelihatannya sehat tapi bisa menjadi kurir atau pembawa dan penyebar virus.

“Karena ini tidak nyata makanya banyak yang mengabaikan. Seharusnya ketika merasakan gejala kita dengan kesadaran tersendiri untuk mengidolasi diri, dengan karantina sendiri bukan hanya virus corona yang bisa kita redam tapi yang lainnya juga seperti TBC, types dan lainnya. ” Jelasnya.

Ia melanjutkan saat ini kita harus masuk pada tatanan kehidupan baru dimana akan ada kebiasaan baru seperti membiasakan selalu mencuci tangan, membiasakan menggunakan masker dan hal hal lain terkait protokoler kesehatan menurut standar WHO.

“Tatanan kebiasaan dan perilaku yang baru berbasis pada adaptasi untuk membudayakan perilaku hidup bersih dan sehat inilah yang kemudian disebut sebagai new normal. Cara yang dilakukan dengan Rutin Cuci tangan pakai sabun minimal 20 detik, Pakai masker saat keluar rumah, Jaga jarak aman minimal 1,5 meter dengan orang lain, Menghindari kerumunan, Konsumsi Nutrisi Seimbang
Olah Raga rutin sesuai kondisi fisik, Menjaga Kebersihan diri dan Lingkungan.” urainya.

Ia menekankan kunci keberhasilan dalam menghentikan penyebaran virus corona adalah bagaimana warga mendisiplikan diri terkait protokol kesehatan serta melindungi diri, keluarga dan orang sekitar dengan mengisolasi ketika merasakan gejala gejala penyakit tersebut

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed