oleh

Bentrok Demo UU Cipta Kerja, PMII Parepare Kecam Tindakan Represif Aparat

PAREPARE, SULAPA.COM – Unjuk rasa mahasiswa di Kota Parepare, Sulawesi Selatan yang menolak Omnibus law Undang-Undang Cipta Kerja berakhir ricuh.

Hasilnya ada beberapa demonstran yang dilarikan ke Rumah Sakit (RS) akibat bentrok dengan aparat kepolisian depan Gedung DPRD Parepare, Rabu (07/10/20).

Aksi massa mulai ricuh saat massa berusaha masuk ke Gedung DPRD, kemudian bentrokan tak terhindarkan saat personel Polres Parepare yang berjaga berusaha menghalau massa.

Ketua Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kota Parepare, Sahabat Zulkifli mengacam tindakan refresif yang dilakukan oleh aparat kepolisian.

“Tidak sepantasnya Aparat Kepolisin Melakukan tindakan refresif terhadap Mahasiwa, bukan main kurang lebih ada 14 peserta aksi yang dilarikan ke rumah sakit, tindakan aparat kepolisian ini sudah tidak sejalan dengan tugas dan fugsi kepolisian”, kata Zulkifli saat ditemui

Ia juga menambahkan dengan adanya peserta aksi yang menjadi korban refresif aparat kopolisian, kami menuntut adanya pengusutan setuntas tuntasnya terkait adanya aparat yang tidak bertangung jawab.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed