oleh

PKKM Kota Parepare, Periodisasi Kepala Madrasah Tidak Berlaku Lagi

PAREPARE, SULAPA. COM – Tiga titik Madrasah Negeri Kota Parepare kedatangan tim Penilai Kinerja Kepala Madrasah (PKKM) yang dipimpin langsung oleh Kepala Bidang Pendidikan Madrasah (Kabid Penmad) Kanwil Kementerian Agama Sulawesi Selatan.

Kedatangan tim tersebut menilai langsung kinerja Kepala Madrasah empat tahunan di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2, MAN 1, dan Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) Kota Parepare.

Dasar PKKM yaitu KMA No. 24 Tahun 2018 kemudian diikuti turunan dari Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Islam (Dirjen Pendis) No. 1111 Tahun 2019 tentang Petunjuk Teknis (Juknis) Penilaian Kinerja Kepala Madrasah.

Kepala Bidang Kanwil Prov Sulsel
H. Masykur menyampaikan jika periodisasi Kepala Madrasah (Kamad) tidak lagi menjabat 4 tahun.

“Yang kita gunakan adalah hasil uji kinerja para kamad yang telah menjabat, tidak lagi ada satu periodisasi 4 tahun, tetapi lebih kepada apa yang mereka lakukan setiap tahun. Jadi setiap tahun ada uji kinerja tiap tahun, itu menggambarkan apa yang dilakukan oleh Kepala Madrasah, baik dari segi manajemen maupun dadi segi supervisi”, ujar H. Masykur saat diwawancarai langsung di tempat kegiatan.

Sebanyak 10 Tim penilai dalam PKKM ini, yang terdiri dari Ketua yaitu Kabid Penmad Kanwil Kemeng Sulsel, Kasi Penmad Kemenag Parepare, 2 Pengawas Madrasah, 2 Guru senior di Madrasah itu sendiri, 2 Tenaga Kependidikan dari seksi Penmad, dan 2 Komite.

Tujuan dari PKKM untuk mengevaluasi kinerja-kinerja Kepala Madrasah selama mereka menjadi Kamad 4 tahun terakhir, hasil dari PKKM ini menjadi rekomendasi untuk pimpinan khususnya Kepala Kantor Kemenag Kota Parepare.

Selanjutnya, Kasi Penmad, Muhammad Idris Usman juga mengatakan hasil kinerja inilah yang akan merekomendasikan Kamad tersebut masih layak menjabat atau tidak.

“Tujuan utamanya yaitu evaluasi dan masukan setelah PKKM ini untuk pengembangan madrasah dalam konteks 8 Standar Nasional Pendidikan”, tutup Kasi Penmad Kemenag Parepare.

Adapun Standar Nasional Pendidikan yang dimaksud, terbagi dalam 8 hal, yaitu:
Standar Isi, Proses, Penilaian Pendidikan, Kompetensi Lulusan, Pendidik dan Tenaga Kependidikan, Standar Pengelolaan, Pembiayaan Pendidikan serta Standar Sarana dan Prasarana.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed