oleh

Andi Fudail Nilai Pembangunan Ikon Kota Tidak Merata

PAREPARE, SULAPA. COM – Rencana Pembangunan Masjid terapung di Jl mattirotasi dan pembangunan Jembatan Kembar sumpang minangae yang di sampaikan wali kota pada Paripurna DPRD Penyerahan LKPJ Senin (29/03/21). Diapresiasi Anggota DPRD Asal Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Andi Muhammad Fudail.

Meski Mengapresiasi dan berharap ikon baru parepare tersebut bisa di wujudkan, Namun Aleg penyuka touring tersebut meminta wali kita agar terjadi pemerataan pembangunan pada tiap kecamatan. Dirinya menilai selama ini pembangunan ikon kota hanya terfokus pada bacukiki dan ujung saja.

“Saya menyempatkan menyampaikan kepada bapak wali kota mengenai apresiasi rencana pembangunan masjid terapung tahun ini dan juga telah melakukan mengenai jembatan kembar yang mudah-mudahan kita berharap itu bisa realisasi karena itu adalah salah satu cara untuk mengurai kemacetan di jalur masuk kota Parepare tapi tentunya ada beberapa hal yang pada kesempatan tersebut di mana persoalan pemerataan pembangunan karena kita melihat sekarang bahwa pembangunan itu semua berfokus kepada bacukiki kecamatan ujung semua-semua kecamatan itu mempunyai icon-icon tersendiri sehingga bisa menjadi daya tarik untuk masyarakat.” Kata Fudail.

Lanjut Anggota DPRD dari Dapil Soreang ini, dirinya berharap kecamatan Soreang tentunya juga harus diperhatikan setidaknya sampai detik ini kecamatan soreang tidak satupun bangunannya yang merupakan ikon di kecamatan Soreang ia juga menyampaikan kepada wali kota pada rapat paripurna tersebut bahwa kecamatan Soreang itu sepertinya adalah kecamatan yang kumuh

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed