oleh

Musibah NTT, Puluhan Mahasiswa STAI DDI Parepare Turun Galang Dana

PAREPARE, SULAPA. COM – Pada Ahad (04/04/21) dini hari, terjadi peristiwa banjir bandang, tanah longsor, hingga, pohon tumbang di sejumlah wilayah. Bahkan kapal motor penumpang (KMP) yang ukurannya cukup besar pun tenggelam akibat terombang-ambing oleh ombak saat cuaca ekstrem terjadi di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Sebelum bencana hidrometeorologi ini terjadi, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) meminta masyarakat mewaspadai potensi cuaca ekstrem. BMKG mendasarkan pada keberadaan bibit siklon dan sejumlah fenomena cuaca lainnya.

Hingga saat ini Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) telah mencatat sebanyak 128 orang meninggal dunia dampak Sebanyak 8.424 orang dari 2.019 keluarga mengungsi.

Melihat musibah yang melanda daerah tersebut, Sekolah Tinggi Agama Islam Darud Da’wah Wal-Irsyad (STAI DDI) Parepare menggalang dana untuk mengirimkan bantuan ke daerah NTT, Selasa (06/04/21)

Penggalangan dana yang dikoordinatori oleh Muh. Ikhwan menyampaikan jika apa yang dilakukannya semata-mata untuk menonjolkan sifat kemanusiaan yaitu saling tolong menolong dalam kesusahan.

“Apalagi kita ini backgroundnya kampus agama islam yang dimana Almuslimunal Ikhwa, muslim itu bersaudara, atas dasar itu kami sebagai muslim wajib membantu saudara-saudara kita yang tertimpa musibah,” ucap Ikhwan.

Menurut ikhwan, gerakan penggalangan dana ini akan dilakukan setiap hari dengan tempat yang berbeda.

Dari informasi koordinator gerakan tersebut, diketahui ada beberapa mahasiswa berasal dari wilayah timur Indonesia yaitu Firman Muhammad dan Yahdi Usman yang keduanya berasal dari Flores.

“Insya Allah semaksimal mungkin kita membantu, tidak menutup kemungkinan juga ada keluarga-keluarga teman yang tertimpa musibah disana,” tutup ikhwan

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed