oleh

Merasa Tersinggung Isi Ceramah, Pemuda Ini Parangi Seorang Imam

TAKALAR, SULAPA. COM – Bulan Ramadhan merupakan bulan yang mulia untuk ummat muslim, yang juga berfungsi untuk menahan lapar dan haus serta melatih kesabaran dengan menahan amarah.

Akan tetapi hal tersebut tidak berlaku bagi Arsyad Daeng Salli yang menjadi pelaku penganiayaan terhadap seorang imam masjid dengan menggunakan parang di Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan.

Motif pelaku yaitu tersinggung dengan isi ceramah yang dibawakan oleh Imam Masjid yang bernama Baso Daeng Sallang.

“Memang benar ada, itu pelaku tersinggung, gara-gara ceramahnya korban selalu mengajak salat, katanya tersinggung,” kata Perwira Urusan (Paur) Humas Polres Takalar, Ipda Sumarwan kepada wartawan, Rabu (21/04/21)

Pembacokan terjadi pada Senin malam (19/04/21) di Desa Saro, Kecamatan Galesong Selatan, Takalar. Pelaku tiba-tiba langsung menyerang menganiaya korban.

“Penganiayaan pada saat itu korban sedang beli bakso, tiba-tiba datang pelaku dengan mengendarai sepeda motor. Pelaku langsung memberhentikan motornya dan langsung memarangi korban,” sambung Ipda Sumarwan.

Tambahnya, Korban usai melakukan aksinya menyerahkan diri dan saat ini sudah ditahan di kantor polisi (Polsek). Sementara korban saat ini juga membaik.

Sementara ini Imam Masjid yang menjadi pembacokan masih menjalani perawatan medis di Rumah Sakit.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed