Cegah Benturan Warga dan Pelaksana Proyek, Polsek Minasatene Lakukan Tindakan Berikut…

PANGKEP, SULAPA. COM – Untuk menghindari terjadinya benturan Masyarakat dengan pihak Kehutanan pelaksana proyek pembendungan pengaliran Air di Sungai Leang Lontong Desa Panaikang Kec. Minasatene Kab. Pangkep, sulawesi selatan, Bhabinkamtibmas Polsek Minasatene Bripka Muh. Amir mencoba menengahi

Menurutnya, kronologis peristiwa sendiri Rabu 2 Oktober 2019, di Sungai Kp. Leang Lonrong Desa Panaikang Kec. Minasatene Kab. Pangkep telah terjadi Penutupan atau pembendungan Aliran Air di Sungai Leang Lorong yang di lakukan oleh pihak Kehutanan Provinsi Sulsel melalui CV AM 20 Makassar Pimpinan M. Ilyas.

Penutupan di kerjakan oleh pelaksana Proyek Guli Plat yang beralamat di Jl. Andi Mandacingi No 28 Pangkep di bawa pimpinan An. Abubakar

“Dengan terjadinya pembendungan atau penutupan Aliran Air yang di lakukan pelaksana Proyek tersebut di atas, Masyarakat Kp. Leang Lonrong dan Kp. Biringere Desa Panaikang protes dan keberatan dengan hal tersebut dan mendatangi tempat kejadian dimana penutupan sungai Aliran Air tersebut menyatakan Protesnya kepada pelaksana Proyek.” Jelas Amir

Lanjut ia menjelaskan, Alasan Masyarakat Protes dan keberatan atas penutupan atau pembendungan Aliran Air Sungai karena di musim kemarau ini Air tidak dapat mengaliri persawahan dan apabila musim Hujan turun air sungai akan meluap dan bisa mengakibatkan banjir masuk ke perkampungan.

Bhabinkamtibmas Bripka Muh Amir setelah mendapat Informasi langsung mendatangi TKP bermasa Kanit Patroli Aipda Haeruddin, Angt. Intel Aipda Rustam dan Kanit Provost Aipda Sanuddin Polsek Minasatene untuk menenangkan Masyarakat dan mendinginkan Situasi guna menghindari terjadinya hal hal yang tidak di inginkan.

“Kami menyarankan kepada pihak Kehutanan dan pelaksana Proyek pembendungan Aliran Air tersebut di hentikan untuk di cari solusinya yang baik.” Tutup Amir
(Mcd)

Tinggalkan Balasan