NGOPI Malam 30 Januari 2020, Diradio Mesra 102’8 Tema : “Badai Pasti Berlalu”

Mari kita bayangkan jika hidup kita penuh dengan masalah dan kondisi seperti diterjang badai. Kita sering mengatakan badai pasti berlalu. Langit akan cerah setelah badai usai. Ya benar, tetapi setelah badai berlalu, kita tidak dapat hanya berdiam diri menyaksikan masalah terus hadir dan berlarut-larut.

Untuk beberapa waktu lamanya, kita mungkin hanya dapat termangu dan terisak. Tetapi selanjutnya, kita akan tersadarkan bahwa masalah yang telah merusak atau bahkan luluh lantak ini tidak akan tegak kembali kecuali kita memperbaikinya. 

Kita harus mulai melakukan sesuatu dengan menyingkirkan puing-puing bangunan yang runtuh, memungut pecahan barang-barang, membebaskan jalan dari pohon yang tumbang, dan lain sebagainya. Kita harus melakukan kegiatan “beres-beres” ini untuk dapat membangun kembali tempat kehidupan kita.

            Kesusahan di hari ini, akan menjadi cerita lucu di masa depan. Suatu saat di dalam hidup kita (atau malah cukup sering?), kita akan mengalami masa-masa sulit. Masa-masa penuh masalah, di mana kita harus berjuang sedemikian keras, di mana kita berada “di bawah”, yang kadang-kadang, sungguh membuat kita ingin menyerah saja.

            Masa-masa di mana rasanya hidup kita susah banget. Baru putus dengan pacar, pasangan (istri atau suami kita) selingkuh, di PHK dari pekerjaan kita, bisnis kita sedang turun dan hampir bangkrut, ayah dan ibu kita baru bercerai, atau malah kita sendiri yang hampir bercerai, belum ketemu jodoh, kesulitan keuangan, orang yang kita sayangi meninggal dan banyak lagi. Tapi insya Allah bahwa badai pasti berlalu.

Tinggalkan Balasan