oleh

Dugaan pelecehan seksual oknum Kadis, PC SEMMI Barru: Pejabat harusnya beri contoh yang baik

BARRU, SULAPA. COM – Kasus dugaan pelecehan seksual yang dilakukan oleh oknum pejabat teras kabupaten Barru akhir-akhir ini menjadi perbincangan hangat. Perbuatan memalukan ini menjadi perbincangan publik karena dilakukan oleh oknum pejabat di kantor instansi tempat bekerja. Tak tanggung-tanggung, indikasi tiga korban menyeruak.

Bahkan satu dari pengakuan korban yang namanya disamarkan, Melati, saat ditemui di Alun-alun Kota Barru, Rabu (10/3) sore mengaku sudah tiga kali diperlakukan tidak senonoh. Modusnya memanggil masuk ruangannya untuk dibantu menghapus beberapa aplikasi di android milik pejabat tersebut.

Alih-alih menyelesaikan masalah secara kekeluargaan, ternyata kasusnya semakin liar tanpa ujung. Itu dikarenakan oknum pejabat tersebut bermaksud melaporkan balik korban atas pemberitaan miring dirinya.

Ketua Umum Pengurus Cabang Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (SEMMI) Kabupaten Barru, Erwin Wijaya mengatakan kasus ini harusnya jadi perhatian serius. Betapa tidak, ini erat kaitan dengan nilai moralitas budaya yang selama ini dijunjung tinggi. Selain itu juga integritas dan wibawa lembaga penting untuk dijaga sebab oknum pelaku adalah pejabat teras di kabupaten berjuluk kota Hibridah.

“Melalui ini saya sampaikan keprihatinan sekaligus rasa kekecewaan terhadap oknum pejabat yang seharusnya memberi contoh yang baik, sebab sebagai pejabat harusnya memiliki keteladanan yang tinggi”, tutur Alumni Pascasarjana Unhas ini.

Lebih lanjut, Pria bergelas Magister Manajemen Kepemimpinan Pemuda ini menambahkan jika kasus ini menjadi warning bagi para pejabat lain untuk tetap bisa menjaga integritas dan attitude sebagai pelayan masyarakat yang setiap saat dipantau mata publik.

Saat ini beredar rekaman pengakuan dari oknum pejabat itu bahwa sempat memegang bokong stafnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed