oleh

Gelar Publik Speaking, DPD BKPRMI Parepare Undang CEO Merdeka Bicara

PAREPARE, SULAPA. COM – Public speaking merupakan kemampuan yang dimiliki seseorang dalam menyampaikan atau mempresentasikan suatu topik di depan umum. Seseorang bisa mengantarkan informasi secara jelas di hadapan audiens dengan menguasai dan menerapkan teknik berbicara yang tepat.

Atas dasar tersebut, Dewan Pengurus Daerah Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (DPD BKPRMI) Kota Parepare melalui bidang Lembaga Pembinaan, Pengembangan Dakwah & Sumber Daya Manusia (LPPDSDM) menggelar pelatihan publik speaking di ruangan TKA-TPA Islamic Center, Sabtu (27/11/21).

Direktur Daerah (Dirda) LPPDSDM DPD BKPRMI Parepare, HM. Dahlan menyampaikan tujuan dari pada mengadakan publik speaking ini bagi remaja khususnya remaja masjid yaitu bagaimana caranya MC, serta bagaimana caranya berbicara di depan umum.

“Oleh karena itu kita mengajak Dewan Pengurus Kecamatan (DPK) untuk merekomendasikan 5 orang per Kecamatan jadi ke semuanya 20 peserta dalam kegiatan ini, yang kemudian dikemas dengan literasi numerasi dan moderasi,” jelas HM. Dahlan.

Dalam kesempatan tersebut dihadiri langsung oleh Ketua DPD BKPRMI Parepare, Amir Said, CEO dari Merdeka Bicara, Ika Merdeka Sari Hakim yang juga selaku pembawa materi pada kegiatan tersebut, dan dihadiri juga Sekretaris Umum BKPRMI, Irwan Yusuf Caco, beserta jajaran DPD BKPRMI, juga dihadiri seluruh ketua DPK.

Lanjut HM. Dahlan, ketika remaja masjid telah mengetahui teknik-teknik berbicara dan mempelajarinya, maka mereka akan berbicara didepan umum dengan mengedepankan etika.

“Remaja masjid itu moderat artinya mereka adalah pelopor untuk menjadi muwahhid atau pemersatu, tidak ekstrim kanan dan tidak ekstrim kiri, dengan nilai-nilai kebangsaan, mengutamakan dialog, serta mengesampingkan egosentral,” ucap HM. Dahlan.

Remaja masjid yang notabene berkecimpun dimasjid, menurut HM. Dahlan, maka dengan adanya publik speaking, mereka bisa tampil pada acara misalnya acara Maulid, MC pada hari Jum’at, dan semacamnya sehingga orangtua tidak kaku lagi, karena sudah dipersiapkan generasi-generasiyang telah mengikuti publik speaking, jadi mereka sudah siap semua.

“Mengimbau para pengurus masjid agar memotivasi anak-anak remaja masjid kita karena 4-5 tahun yang akan datang, siapa yang akan menggantikan kita dalam mengurus masjid ini, tentunya adalah remaja masjid kita,” pungkasnya

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed